FPI Haramkan Mengundang Ustadz Solmed

Kasus yang menimpa Ustadz Solmed dengan majelis taklim di Hong Kong berbuntut panjang. Kini FPI mengecam ustadz tersebut lantaran memasang tarif dakwah yang tergolong sangat mahal. Selain itu, keputusan Ustadz Solmed untuk membatalkan acara dakwah secara sepihak itu terlalu berlebihan.



Sejak masih menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jendral di FPI Pusat, Solmed memang sering kali meminta bayaran yang tinggi saat berceramah dan juga sering membatalkan acara secara sepihak. Menurut Sekretaris DPD FPI DKI Jakarta, Ustadz H. Novel Bamu’min, kelakuan Solmed memang tidak pantas karena dia termasuk Dai Nasional. Menurutnya, seharusnya dai tidak menarifkan dan juga mengkomersialkan dakwah karena dakwah harus dengan ikhlas dan penuh dengan perjuangan.

Dia juga meminta kepada perwakilan lima wilayah di Jakarta agar mengharamkan Ustadz Solmed untuk berdakwah. Ia juga menghimbau kepada masyarakat agar tidak mengundang Ustadz Solmed.

Ustadz Solmed menjadi sorotan media karena terkait kasus dengan majelis taklim di Hong Kong dan para TKI di sana. Awalnya, Solmed tidak memasang harga untuk dakwahnya. Namun setelah mendekati hari dakwah, tiba-tiba dia mengubah tarif untuk dakwah dan akhirnya membatalkan acara secara sepihak.

0 komentar:

Posting Komentar